Apa itu Desil
Desil adalah ukuran statistik yang membagi data yang sudah diurutkan menjadi sepuluh bagian yang sama besar. Setiap bagian ini disebut desil, dan ada 9 desil (D1 hingga D9) yang membagi data menjadi 10 bagian yang sama persentase, yaitu masing-masing 10%. Desil digunakan untuk menganalisis distribusi data, terutama dalam konteks data sosial dan ekonomi seperti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Dalam DTKS, desil digunakan untuk mengelompokkan rumah tangga berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Desil terendah (D1) menunjukkan kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil tertinggi (D10) menunjukkan kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Berikut Kategori Desil:
| DESIL | Pengeluaran perkapita/perbulan (+/-) | Ciri Ekonomi dan Sosial |
| Desil 1 | < Rp500.000 | Sangat Miskin |
| Desil 2 | +/- Rp500.000 - Rp700.000 | Miskin |
| Desil 3 | +/- Rp800.000 - Rp900.000 | Hampir Miskin |
| Desil 4 | +/- Rp1.000.000 - Rp1.200.000 | Menengah Bawah |
| Desil 5 | +/- Rp1.300.000 - Rp.1.500.000 | Menengah Bawah (stabil) |
| Desil 6 | +/- Rp1.600.000 - Rp1.800.000 | Menengah |
| Desil 7 | +/- Rp2.000.000 - Rp2.300.000 | Menengah Atas |
| Desil 8 | +/- Rp2.500.000 - Rp3.000.000 | Mapan |
| Desil 9 | +/- Rp3.500.000 - Rp4.500.000 | Kaya |
| Desil 10 | > Rp5.000.000 | Sangat Kaya / Elit |
Penetapan Data Penerima Program
PKH (Program Keluarga Harapan)
Penerima PKH menggunakan Kelompok Desil 1 Sampai 4 (Sangat Miskin, Miskin dan Rentan Miskin)
SEMBAKO
Penerima SEMBAKO menggunakan Kelompok Desil 1 sampai 5 (Sangat Miskin, Miskin, Rentan Miskin dan Menengah Kebawah)
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)
Penerima JKN menggunakan Kelompok Desil 1 sampai 5 (Sangat Miskin, Miskin, Rentan Miskin dan Menengah Kebawah)
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin